BerandaBlogSumur Bor vs PDAM
Perbandingan

Sumur Bor vs PDAM: Mana yang Lebih Hemat?

Analisis biaya jangka pendek dan panjang antara punya sumur bor sendiri vs berlangganan PDAM di Bandung.

Oleh Tim Sabar Subur · · 6 menit baca

Banyak warga Bandung bertanya: lebih baik pasang sumur bor atau tetap pakai PDAM? Keduanya punya kelebihan dan kekurangan. Artikel ini membantu Anda memutuskan berdasarkan data biaya aktual.

Perbandingan Biaya

Komponen Sumur Bor PDAM
Biaya awal Rp 3,5 – 8 juta (sekali) Rp 500rb – 1,5 juta (pasang baru)
Biaya bulanan Rp 50 – 150rb (listrik pompa) Rp 150 – 500rb (tergantung pemakaian)
Biaya per tahun Rp 600rb – 1,8 juta Rp 1,8 – 6 juta
Break-even 2 – 3 tahun
Ketersediaan 24 jam, tidak pernah mati Bisa mati saat perbaikan/musim kemarau

Simulasi: Berapa Hemat dalam 5 Tahun?

Misalkan keluarga 4 orang di Bandung dengan pemakaian air normal:

PDAM (5 Tahun)
Pasang baru: Rp 1.000.000
Bulanan rata-rata: Rp 300.000
5 tahun: Rp 300.000 × 60 = Rp 18.000.000
Total: Rp 19.000.000
Sumur Bor (5 Tahun)
Pengeboran + pompa: Rp 6.000.000
Listrik pompa/bulan: Rp 100.000
5 tahun: Rp 100.000 × 60 = Rp 6.000.000
Total: Rp 12.000.000

Hemat Rp 7.000.000 dalam 5 tahun dengan sumur bor. Dan semakin lama, selisihnya semakin besar karena biaya PDAM naik setiap tahun.

Kelebihan Sumur Bor

Kelebihan PDAM

Kapan Sumur Bor Lebih Cocok?

Rekomendasi Kami

Untuk sebagian besar rumah tangga di Bandung, kombinasi keduanya adalah solusi terbaik: PDAM untuk minum & masak, sumur bor untuk mandi, cuci, dan siram taman. Tapi jika harus pilih satu, sumur bor lebih hemat dalam jangka panjang.

Konsultasi Gratis

Tertarik pasang sumur bor?

Chat kami untuk estimasi biaya di lokasi Anda.

Chat WhatsApp Sekarang

Artikel Terkait